BISNIS

Boeing Buka Pusat Teknologi ke-12 di Korea Selatan, Indonesia Nggak Dilirik?

Selasa, 05 November 2019 14:02
Penulis : Beny Adrian
Boeing Buka Pusat Teknologi ke-12 di Korea Selatan, Indonesia Nggak Dilirik?

Foto Boeing Korea Engineering and Technology Center yang dirilis Yonhap saat pembukaan. Sumber: Yonhap

Angkasa.news - Boeing meresmikan pusat penelitian dan teknologi di Korea Selatan yang bertujuan untuk memperkuat aliansi dengan perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan setempat. Pembukaan berlangsung pada 1 November 2019.

Menurut Boeing, Pusat Teknologi dan Rekayasa Boeing Korea (BKETC) terbaru ini difokuskan pada “percepatan teknologi strategis termasuk otonomi, kecerdasan buatan, avionik, platform mobilitas, kabin pintar, dan teknologi pabrik pintar”.

Boeing mengatakan BKETC yang merupakan pusat penelitian global ke-12 yang dibangun perusahaan, berlokasi di Seoul.

Lewat BKETC, Boeing akan mengembangkan pembangunan tenaga terampil dan mendukung kemampuan teknologi lokal.

Fasilitas baru ini didukung oleh nota kesepahaman antara Boeing dan Institut Teknologi Industri Evaluasi Korea (KEIT) yang merupakan badan pemerintah, untuk mengeksplorasi peluang kerja sama yang diperluas antara Boeing dan industri lokal.

BKETC adalah pusat teknologi ketujuh yang dibangun Boeing di negara sahabat AS. Kantor beranggotakan 40 orang ini akan sepenuhnya berada di bawah kendali Boeing.

Boeing sendiri memiliki lima pusat teknologi sejenis di Amerika Serikat.

Dengan kerja sama ini, Boeing berencana untuk mengamankan talenta lokal di Korea dan memperkuat kemitraan dengan mitra bisnis utamanya seperti Korea Aerospace Industries dan Korean Air Lines.

Di Korea, Boeing memiliki hubungan bisnis yang kuat dengan produsen pesawat satu-satunya di negara itu, KAI dan maskapai nasional Korean Air untuk pembuatan suku cadang pesawat.

Fasilitas serupa sudah dibangun Boeing di Bangalor, India dan di Teknopark Istanbul, Turki.

Kapan di Indonesia?

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat bertemu VP for International Government Relations Boeing, Mark Lippert, di Washington (23/7/2018), pernah meminta Boeing untuk membuka kantor perwakilan dan fasilitas perawatan pesawat di Indonesia.



Komentar